Laman

Jumat, 19 Desember 2014

Masuki Dunia C++


Bahasa C

Bahasa pemrograman C merupakan bahasa pemrograman yang paling
banyak dikuasai oleh hacker. Semua hacker, sudah barang pasti dan tidak
bisa ditawar lagi, pasti menguasai bahasa C. Bahasa ini banyak mereka
gunakan untuk membuat exploit-exploit, program-program kecil, aplikasi
sederhana, bahkan perangkat lunak berskala besar seperti OS (Operating
System) yang ditulis dengan bahasa C (Linux merupakan produk para
hacker yang dipelopori oleh Linus Torvalds yang ditulis dengan bahasa C).
Singkat cerita, bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie pada tahun 1972
dari Bell Telephone Laboratories untuk sistem operasi UNIX. Pada awalnya,
bahasa C hanya digunakan untuk mengembangkan aplikasi jaringan.
Namun pada perkembangannya, bahasa C banyak juga digunakan untuk
membuat dan mengembangkan aplikasi-aplikasi non-jaringan.
Lalu, mengapa sih para hacker suka sekali dengan bahasa C? Bahkan
mereka mempropagandakan bahwa untuk menjadi hacker, syarat
utamanya, Anda harus menguasai bahasa pemrograman ini (seperti yang
ditulis oleh Steven E. Raymond dalam papernya yang berjudul “How to
Become a Hacker”).
Bahasa C merupakan bahasa pemrograman kelas rendah (semakin rendah
suatu bahasa semakin sulit dipahami) yang menggunakan sedikit bahasa
inggris dibandingkan bahasa-bahasa pemrograman yang lebih tinggi.
Namun, dibalik itu bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang
powerful. Bahasa ini memiliki kemampuan untuk ‘bermain-main’ dengan
memory dan memiliki kebutuhan konsumsi memory yang kecil . Selain
itu, bahasa ini lebih terstruktur jika dipetakan ke bahasa mesin (native code)
dan memiliki kemampuan untuk memasukkan bahasa assembly ke dalam
kode bahasa C (inline assembler)
Semua kode yang di-compile, akan berubah menjadi native code atau
bahasa mesin. Bahasa inilah bahasa paling rendah yang benar-benar
‘dipahami’ oleh komputer. Assembly, adalah bahasa pemrograman
yang sedikit lebih manusiawi daripada bahasa mesin. Singkat cerita,
bahasa ini membutuhkan berbaris-baris kode hanya untuk menampilkan
teks ke monitor.
C++
Mungkin Anda bertanya-tanya. Kalau memang bahasa C yang dipakai
para Hacker, mengapa di buku ini kita belajar C++? Baiklah saya akan
bercerita sedikit.
C++ merupakan bahasa yang dikembangkan dari bahasa C oleh Bjarne
Stroustrup (nama yang sulit dibaca oleh lidah orang Indonesia) pada tahun
1979 di Bell Labs, Bjarne Stroustrup menambahkan sifat Object-Oriented
seperti Classes, Derived Class, Strong Type Checking, Inlining, dan fitur
default argument sehingga pada awalnya, Bjarne Stroustrup menamakan
bahasanya C With Classes. Baru pada tahun 1983, nama tersebut berubah
menjadi C++.
Lalu kenapa C++? C++ memiliki fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh C
namun memiliki semua fitur yang ada pada C. Selain itu, dengan adanya
standarisasi ANSI pada C++ membuat bahasa C++ akan memiliki ‘bahasa’
yang sama pada setiap compiler. Dan jangan lupa, C++ adalah OOP
(Oriented-Object Programming) yang membuat bahasa C++ lebih terstruktur.
Jadi, dengan kelebihan-kelebihan itu, saya memilih menulis buku tentang
C++ daripada C. Karena dapat disimpulkan jika Anda belajar C++, maka
secara otomatis Anda juga sedang belajar C.

Berkenalan Dengan Compiler


Compiler adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengubah source
code suatu bahasa pemorograman menjadi native code/bahasa mesin agar
dapat dieksekusi oleh komputer. Compiler berbeda dengan interpreter
karena compiler harus meng-compile dulu suatu source code menjadi
sebuah file executable (*.exe, *.com, *.dan lain-lain, etc…) sementara
interpreter akan langsung meng-interpret source code untuk dieksekusi.
Jadi interpreter akan langsung mengeksekusi perintah-perintah yang
ada di source code, tanpa harus mengubah source code tersebut menjadi
sebuah file executable.
Di dalam buku ini, saya menggunakan compiler Dev-C++ versi 4.9.9.2
yang masih merupakan versi 5 beta 9 release. Mengapa saya menggunakan
beta? Karena memang setahu saya, sejak 2005 Dev-C++ memang beta.
Dev-C++ merupakan compiler yang bersifat open-source yang ditulis
dengan Delphi (saya tidak tahu mengapa compiler bahasa C++ ditulis
dengan Delphi. Tapi ini kenyataan!) yang dapat Anda unduh di http://
www.bloodshed.net/devcpp.html. Selain itu, jika Anda merasa tertolong,
terpikat atau mungkin terhibur dengan kehadiran Dev-C++, Anda juga
bisa memberikan donasi melalui situs tersebut.
Menginstall Dev-C++
Mungkin Anda mulai bosan dengan sifat saya yang sedikit talkative,
baiklah langsung mulai saja. Pertama-tama double klik file instalasi
Dev-C++_65296.exe(saya sertakan juga dalam CD di dalam direktori
Compiler). Lalu Anda dipersilakan menunggu sampai proses unpacking
selesai (biasanya tidak sampai 1 menit). Kemudian, pilih bahasa yang
Anda kehendaki sebagai bahasa interface Dev-C++ nantinya(saya memilih
English karena Indonesian tidak tersedia)aI AgreeaNext.